Ketika hujan turun lagi
Dan saat itulah aku
kembali mengingatmu
Mengingat tentang
rindu ini yang membuatku sakit
Membuatnya semakin
perih, seperti tergores pisau
Bertemu, hanya itu penawarnya
Namun tak juga
tersampai
Kini ku coba tuk
abai
Tetapi bayanganmu
selalu mengusik
Selalu hadir saat
mataku terpejam
Dan karena itu,
kini aku seorang pecandu malam
Yang tak mau
melewati setiap detiknya
Karena hanya
kehampaan yang selalu datang saat aku bermimpi
Cukup, aku sudah
tak tahan lagi
Cepat kemarilah
Temui aku
Peluk aku